Untuk Generasi Perubahan

[2012]

Dengan mengucap nama Tuhanku, akan kuteruskan perjuangan ini.

Aku bukanlah panah yang lupa pada busurnya, melainkan ibarat pedang yang setia pada tuannya. Kurasakan berkali-kali asahan dan tempaan hingga aku menjadi sangat tajam, dan aku siap menggantikan yang terdahulu.

Aku tidak peduli seberapa kuat musuhku saat itu karena aku dibuat bukan untuk menorehkan luka, bukan pula mematikan, melainkan menjaga tuanku.

Aku tak mau berdiam diri hingga karat menyelimuti. Bersama pedang lainnya akan kutebas penjajah pengancam tuanku, menuntaskan mimpi yang terdahulu dan mengusahakan yang terbaik bagi penggantiku.

Meski gagal menghampiri, aku akan terus mengasah, mengalahkan ketumpulan diri. Karena medan laga adalah pembelajaran bagiku.

Aku bukan senjata nomor satu, namun aku yakin Tuhan tahu tanpa aku berucap. Tuhan mengerti maksud hati hanya dengan aku percaya: bahwa aku sedang dibutuhkan dan kepadaku tuanku berharap.

Kayaknya masih banyak yang salah deh, terutama kalimat pertama.

4 Responses to “Untuk Generasi Perubahan”


  1. 1 values of beeta October 17, 2012 at 23:20

    “So, as I Pray–
    Unlimited Blade Works.”

  2. 3 abeeille October 24, 2012 at 21:41

    btw kalo mereka generasi perubahan kita generasi yang dirubah dong


Problem?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Previous rants

Challenging myself, and you

WordPress Post A Week 2014

Posting every week? Challenge accepted.

Just counting

  • 11,006 marbles

%d bloggers like this: