Egois

Banyak orang mengatakan sifat egois itu buruk. Orang yang egois selalu mengutamakan dirinya sendiri dan ingin agar situasi menguntungkan dirinya. Entah sudah berapa orang yang bilang kalau aku egois. Meski nadanya memvonis, tapi tuduhan mereka tidak salah.

Tapi aku belum bisa menerima bahwa egois itu sifat yang buruk. Egois itu sifat alami manusia. Hal yang pertama kali disadari oleh manusia adalah dirinya sendiri. Dan kesadaran ini yang membuat manusia dibedakan dari hewan (meski secara biologis, manusia tetap termasuk hewan). Karena punya kesadaran diri, seharusnya orang memikirkan tentang dirinya dahulu sebelum memikirkan hal lain di sekitarnya. Menghilangkan sifat egois sama saja dengan mencabut kesadaran dari benak kita sendiri.

Kenyataannya, egois bukan lawan kata dari rela berkorban. Orang yang memikirkan dirinya sendiri belum tentu tidak sudi berkorban untuk orang lain. Tapi sebelum menolong orang lain, ia harus menolong diri sendiri dulu. Banyak orang yang dicap egois hanya karena ia berusaha menolong dirinya sendiri. Kita memang tidak boleh bersikap tak acuh pada orang lain. Tapi bagaimanapun juga, siapa yang paling tahu soal kita kalau bukan diri kita sendiri?

4 Responses to “Egois”


  1. 1 edxalx9 May 19, 2012 at 19:34

    Aku rodok ngguyu moco iki

  2. 4 alfare June 3, 2012 at 11:41

    …Ga ada yang salah dengan apa yang kau ucapin.


Problem?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Previous rants

Challenging myself, and you

WordPress Post A Week 2014

Posting every week? Challenge accepted.

Just counting

  • 11,037 marbles

%d bloggers like this: