Mas Alah Kepenulisan

Saya sebenarnya hendak menuliskan sesuatu mengenai filsafat, tapi entah kenapa pikiran saya “memutar balik” pada saat mencoba menuliskannya. Apa yang hendak saya utarakan, tiba-tiba semuanya menghilang seolah-olah sudah terjawab dengan sendirinya. Saya tidak tahu apa sebabnya, yang jelas ini cukup mengganggu.

Barangkali saya cuma terlalu perfeksionis, ingin semuanya sempurna. Referensi-referensi yang segunung itu ingin saya gunakan semuanya. Harus dipastikan bahwa semua tafsiran yang saya gunakan tidak “menyimpang” dari “otoritas,” entah menyimpang dan otoritas yang seperti apa itu. Katanya sih “biar afdal,” tapi toh buat apa? Saya ini kan tidak menulis makalah, apalagi skripsi atau malah disertasi.

Saya pernah menuliskan sebuah tulisan singkat sekali tentang penggunaan dekonstruksi Derrida dalam penafsiran Al-Quran di catatan Facebook. Beberapa waktu yang lalu, saya meninjau kembali catatan tersebut. Pemikiran saya waktu itu memang masih terlalu naif, tapi menurut saya cara penulisannya sudah cukup bagus. Saya heran kenapa kemampuan menulis seperti itu jadi dekaden sejak beberapa waktu yang lalu (?).😕

0 Responses to “Mas Alah Kepenulisan”



  1. Leave a Comment

Problem?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Previous rants

Challenging myself, and you

WordPress Post A Week 2014

Posting every week? Challenge accepted.

Just counting

  • 11,037 marbles

%d bloggers like this: